Kemenag Mamasa Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

MAMASA – Perayaan hari Besar Ummat Muslim, Maulid Nabi Muhammad Saw, dirayakan di Kantor Kemenag (Kementerian Agama) Kabupaten Mamasa.

Acara tersebut dihadiri Pj. Bupati Mamasa, Sekertaris Daerah, Polres Mamasa, Kodim Mamasa, tokoh Agama, Toko Ormas, dan beberapa Pejabat Daerah lainnya serta masyarakat sekitar kantor Kemenag Mamasa.

Diketahui bersama bahwa Maulid Nabi adalah peringatan atau perayaan yang dilakukan untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Maulid Nabi biasanya diperingati setiap 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah.

H. Ramli L S.Ag.Mpd.I selaku kepala kantor Kemenag Mamasa dalam sambutannya mengatakan, semogah peringatan maulid ini menjadi inspirasi untuk membangun masyarakat madani yang harus tetap tumbuh dan terpelihara di Mamasa. Karena masyarakat madani merupakan cerminan dari negara Madina yang telah dibangun Nabi Muhammad Saw.

H. Ramli menerangkan, sesuai tema yaitu “Meneladani kepemimpinan Nabi Muhammad Saw, dalam kemajemukan masyarakat madani”, olehnya itu maka tentu masyarakat yang menghargai martabat kemanusiaan, masyarakat didalamnya terbangun peradaban, masyarakat didalamnya menghargai pluralitas, serta menghargai orang yang lebih tua, dan hal tersebut sesuai dengan keadaan di Mamasa.

Di Mamasa masih menjunjung tinggi nilai-nilai kehadatan, lembaga adat, tokoh adat, dan semua itu sesuai dengan kondisi masyarakat madani yang telah digambarkan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam (SAW), sebut H. Ramli.

Saat itu Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam (SAW) sangat menghargai tradisi dan budaya yang ditandai adanya piagam dan perjanjian Madina.

“kalau tidak salah ada 47 pasal dalam perjanjian tersebut”, ungkap H. Ramli Kamis 3/10/2024, di Kantor Kemenag beralamatkan di Jalan poros Pallu Limbong Lopi tersebut, Kecamatan Tawalian.

Kegiatan keagamaan seperti ini, merupakan program kami kementerian agama dikabupaten Mamasa dalam hal mengimplementasikan program kementerian agama yaitu Moderasi beragama, terangnya.

Selain itu Pj. Bupati Mamasa, Dr. Zain menyampaikan, maulid adalah peristiwa penting bagi umat muslim, hari besar yang selalu diperingati.

Melalui maulid disarankan kepada generasi terutama kepada Mahasiswa jika ingin mendalami ajaran Nabi Muhammad maka perbanyaklah baca buku, tuturnya.

Hikmat Maulid ini membawa rahmat, sama dengan bahasa daerah Mamasa yang sering diucapkan yaitu “maimiki sikamase – mase, sitayuk, sipakasalle, sirande maya maya, mesa kada dipotuo pantan kada dipomate”, jika diterjemahkan dalam bahasa indonesia ialah mari kita saling mengasihi, seling menghargai, saling menghormati dan saling menjaga. Saat satu kata kita hidup, tapi jika masing-masing berbeda akan mati”
tutup Pj. Bupati Mamasa. (Yoris/**)

Leave a Comment