MAMUJU – Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulbar, Andi Aco Takdir mengusulkan tiga program dalam merespons perubahan iklim.
Pertama, melakukan kegiatan reboisasi terhadap lahan kritis.
Menurut Aco, reboisasi dilakukan dengan membagikan bantuan bibit kepada kelompok perhutanan sosial yang telah memiliki SK.
Baca juga:
Bapperida Sulbar Paparkan Isu Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim RPJPD-RKPD
Berdasarkan paparan Bapperida, kata Aco, ada sekira 100 hektar lahan kritis di Sulbar yang butuh reboisasi.
Program kedua yaitu penghijauan. Aco mengatakan, baru-baru ini Wapres Ma’ruf Amin mencanangkan program penghijauan serentak secara nasional.
“Kemarin kegiatan ini kami ikuti bersama BP DAS dan lingkungan hidup dipusatkan di SMKN 1 Tapalang Barat,” ungkap Kadis Kehutanan, Senin, 5 Februari 2024.
Baca juga:
Penanaman Serentak Nasional oleh Wapres K.H. Ma’ruf Amin di Banten dan UPTD SMKN 1 Tapalang Barat
Selanjutnya program ketiga, mengantisipasi kasus kebakaran hutan.
Aco mengusulkan setiap Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) membentuk kelompok masyarakat peduli api atau MPA.
“Usulan-usulan ini saya sudah sampaikan ke Pak Pj Gubernur dan sejumlah OPD dalam rapat,” ungkapnya.
Meski begitu, Aco mengakui, terkait kasus kebakaran hutan pihaknya masih membutuhkan kendaraan damkar dan mesin pompa manual.