MAMUJU – Anggoa DPRD Sulbar Muh. Hatta Kainang menyebut pembahasan Ranperda RTRW sangat menyangkut bagaimana rupa bumi Sulbar ke depan.
Pelestarian ekosistem serta polemik kawasan hutan yang selama bertahun-tahun dihuni oleh masyarakat menjadi pembahasan pelik.
Hatta Kainang merupakan wakil ketua Pansus Ranperda RTRW di DPRD Sulbar.
Untuk itu, pihaknya bakal membuka ruang seluas-luasnya bagi publik untuk memberi masukan selama proses pembahasan.
“Jelas kita akan buka ruang publik untuk memberikan penilaian dan pandangan, tentu dengan perspektif ilmiah dan empirik.”
“Karena yang menyusun draft ini adalah pemerintah provinsi tentu ini akan diuji dan dibahas,” terang Hatta Kainang.
Hatta mengatakan proses pembahasan RTRW Sulbar akan dimulai awal bulan Ramadan dengan agenda meminta masukan publik.