Gubernur laporkan kasus COVID-19 hingga tol Pettarani ke Presiden

Makassar (ANTARA) – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Prof HM Nurdin Abdullah, menyampaikan poin pertemuannya dengan Presiden Jokowi pada Senin (22/6) mulai dari persoalan COVID-19, program inovasi penanganan, wilayah Seko, hingga jalan Tol  Layang Pertarani. 

“Saya diskusi banyak hal dengan beliau. Pertama, saya laporkan inovasi tentang teman-teman Tim Gugus COVID-19, baik provinsi maupun di daerah kabupaten,” kata Nurdin Abdullah di Makassar, Rabu.

Pembahasan kedua, lanjut dia, penanganan COVID-19 yang harus dilakukan oleh Pemprov Sulsel. Dalam hal ini, presiden memberi petunjuk terkait banyak hal. Misalnya, “refocusing” anggaran tidak hanya menangani COVID-19, tetapi juga dampak dari pada COVID-19 ini.

Selain itu, kata dia, kepada Presiden juga melaporkan bahwa pada September 2020  jalan tol layang di Pettarani akan difungsikan dan diresmikan. Termasuk soal wilayah Seko di Luwu Utara, yang dulunya daerah terisolir, kini sudah dapat diakses. 

“Saat ini, daerah tersebut sudah memiliki akses jalan terbuka dan ini dirancang menjadi salah satu segitiga emas yang bisa menghubungkan  Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah,” kata Nurdin.

Menurut dia, pengembangan Seko ke depan untuk menjadikan Seko sebagai kawasan lumbung ternak dan lumbung daging, sehingga Sulsel dapat menjadi pemasok daging yang nota bene akan mengurangi kegiatan impor, bahkan tidak mengimpor lagi. 

Leave a Comment