
MAMUJU – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Sulawesi Barat mengikuti kegiatan Persiapan Rapat Koordinasi Keterpaduan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (Rakorbangwil) Tahun 2025) yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum pada Kamis, 4 Desember 2025.
Keikutsertaan Bapperida Sulbar dilakukan secara virtual melalui Zoom Meeting, mewakili Plt. Kepala Bapperida Provinsi Sulawesi Barat, Bapak Muh. Darwis Damir.
Tim Bapperida Sulawesi Barat yang hadir terdiri dari Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Bapak Arjanto, ST, MT, pejabat fungsional perencana, serta staf bidang Ifwil. Kehadiran tim ini merupakan bentuk komitmen daerah dalam memastikan sinkronisasi perencanaan pembangunan provinsi dengan arah kebijakan nasional, khususnya dalam penyiapan program infrastruktur tahun anggaran 2027.
Kegiatan Rakorbangwil 2025 dibuka secara resmi oleh jajaran pimpinan Kementerian PUPR dan diikuti oleh 187 peserta dari kementerian/lembaga serta pemerintah provinsi di seluruh Indonesia.
Dalam arahannya, Kementerian PUPR menekankan bahwa Rakorbangwil tidak hanya menjadi forum teknis pemrograman, tetapi juga ruang strategis untuk menyelaraskan visi pembangunan serta memperkuat koordinasi lintas sektor menuju pengembangan infrastruktur wilayah yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Forum ini menjadi tahap awal penyusunan program infrastruktur Kementerian PUPR untuk tahun anggaran 2027, yang diarahkan untuk mendukung Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden dalam RPJMN 2025–2029.
Usai pembukaan, peserta mendapatkan sosialisasi mengenai penggunaan aplikasi SIPro (Sistem Informasi Pemrograman) untuk proses input catatan pemerintah daerah. Periode pengisian catatan dijadwalkan pada 4–9 Desember 2025, sedangkan sesi Desk Rakorbangwil akan dilaksanakan pada 11–17 Desember 2025.
Dalam pemaparan teknis, BPIW menjelaskan fokus pembangunan infrastruktur tahun 2027, antara lain peningkatan kapasitas tampungan air, pembangunan jaringan irigasi baru dan rehabilitasi, pembangunan jalan baru, peningkatan akses air minum aman, penguatan ketahanan pangan, penanganan pascabencana, serta dukungan terhadap transisi energi bersih dengan memanfaatkan infrastruktur bendungan.
Partisipasi Bapperida Sulbar pada sesi pembukaan dan sosialisasi tanggal 4 Desember 2025 ini memastikan bahwa pemerintah daerah memperoleh informasi awal yang komprehensif terkait mekanisme pemrograman serta arah kebijakan kementerian.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen untuk memberikan catatan dan dukungan yang dibutuhkan melalui SIPro sehingga program prioritas daerah dapat tersampaikan dan terakomodasi dalam perencanaan infrastruktur nasional.
Dengan mengikuti rangkaian Rakorbangwil 2025 secara daring, Bapperida Sulbar berharap dapat memperkuat sinergi dengan Kementerian PUPR dan menjamin tercapainya pembangunan infrastruktur yang terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan di Provinsi Sulawesi Barat.