
Biak (ANTARA) – Aktivitas penumpang baik berangkat maupun datang di Bandara Frans Kaisiepo Kabupaten Biak Numfor, Papua, pada H-4 hari raya Natal mulai meningkat dibanding hari biasa.
Posko layanan terpadu Natal dan Tahun Baru bandara internasional Frans Kaisiepo Biak, Sabtu, mendata arus keberangkatan penumpang untuk dua pesawat Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air telah memperlihatkan lonjakan hingga 300 penumpang dibanding dengan hari biasa berkisar 150 hingga 200 penumpang untuk semua tujuan rute penerbangan.
Penumpang pesawat udara yang terlihat melonjak untuk rute penerbangan Biak-Jayapura, Biak-Makassar dan Jakarta serta rute Biak-Nabire dilayani pesawat ATR Garuda.
“Mendekati hari raya Natal dan Tahun Baru arus keberangkatan penumpang diperkirakan terus meningkat, ini biasa setiap tahun terjadi juga pada penumpang kapal laut,” kata Kepala Dinas Perhubungan Biak Numfor Francisco Olla di Biak,Sabtu.
Kepala Dinas Perhubungan Biak Francisco Olla mengatakan, untuk layanan angkutan Natal dan Tahun Baru di bandara internasional Frans Kaisiepo Biak dilayani penerbangan pesawat Garuda dan Sriwijaya air.
“Rute dan jadwal keberangkatan pesawat udara Garuda dan Sriwijaya air masih berjalan normal satu kali penerbangan setiap hari,” kata Francisco Olla.
Ia berharap, layanan angkutan untuk pesawat udara, kapal laut dan angkutan bus Damri akan beroperasi normal untuk melayani kebutuhan masyarakat selama libur Natal.
“Pemerintah bersama pemangku kepentingan pelayanan transportasi angkutan umum akan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sebagai pengguna jasa angkutan udara, laut dan angkutan darat di Biak Numfor,” ujarnya.
Pantauan wartawan Antara di pelabuhan penyeberangan Fery PT ASDP pelabuhan Mokmer juga terjadi lonjakan penumpang kapal laut hingga 100 persen.
Sedikitnya 500 hingga 750 penumpang kapal fery KM Masereh turun tiba di Biak saling berdesakan saat akan keluar dari kapal dermaga Mokmer.