
MAMUJU – Aktivis Gerakan Vendetta, Pajrin, menolak hasil musyawarah rencana pembangunan atau Musrenbang Desa Karampuang Tahun 2025. Dia meminta ada pemerataan pembangunan di desa tersebut.
Menurut Pajrin, ada salah satu dusun yang sama sekali tidak tersentuh program pembangunan dana desa.
“Perlu kita ketahui bersama salah satu dusun di desa Karampuang dalam hal ini dusun Karaeang itu sejak tahun 2019 sampai tahun 2024 sama sekali tidak tersentuh pembangunan infrastruktur dana desa Karampuang,” ujarnya, Selasa, 22 Oktober 2024.
Dia mengatakan Pemdes Karampuang seharusnya tidak menganaktirikan salah satu dusun. Dana desa harus digelontorkan ke setiap dusun sesuai kebutuhan.
“Saya menduga bahwa pemerintah Desa Karampuang dalam memutuskan hasil Musrenbang itu hanya sepihak saja tanpa menimbang masukan dari kami masyarakat dusun Karaeang,” ungkap Pajrin.
Pihaknya menegaskan agar hasil Musrenbang Desa Karampuang tidak disetorkan ke pemerintah daerah sebelum pihak pemdes merevisi porsi yang merata ke setiap dusun.