Disdikbud Sulbar Turunkan Tim Tangani Kasus Guru Aniaya Murid di Tommo

MAMUJU – Dinas Pendidikan Sulawesi Barat (Sulbar) menurunkan Tim Pencegahan dan Penanganan Anak di Sekolah (PPAS) untuk menangani kasus di SMAN 1 Tommo.

“Iye besok (Sabtu-red) pagi Tim Pencegahan dan Penanganan Tindak Kekerasan Anak Provinsi di Sekolah, akan ke SMAN 1 Tommo untuk melakukan penanganan,” kata Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar, Mithhar, Jumat malam, 18 Oktober 2024.

Sebelumnya, seorang siswa SMAN 1 Tommo bernama Yelsi Marlena (16) mengaku mendapat kekerasan dari oknum guru, Weni. Yelsi menerima tamparan hingga bogem mentah dari sang guru hingga mengakibatkan rahangnya terasa sakit.

Baca juga:

Siswa SMAN 1 Tommo Dianiaya Guru, Mengaku Dapat Tamparan hingga Bogem

Kejadian tersebut terjadi pada Selasa (15/10/2024) lalu.

Mithhar mengatakan, tim akan meminta penjelasan dari semua pihak yang terlibat dalam kasus tersebut.

Dia berharap tim penanganan bisa segera menyelesaikan masalah di SMAN 1 Tommo itu.

“Tentu kita akan minta keterangan semua pihak untuk kejelasannya, dan yang lebih penting tidak melebar ke mana-mana masalahnya, dan kita berusaha untuk menyelesaikan dan berharap ini yang terakhir kalinya terjadi,” jelas Mithhar.

Hingga saat ini wartawan masih berupaya meminta keterangan dari oknum guru, Weni, namun bersangkutan belum merespons telepon.

Leave a Comment