Panja RPJPD DPRD Sulbar Bahas Wilayah Strategis Balakbalakang

MAMUJU – Tim Panja Raperda RPJPD Sulbar 2025-2045 melanjutkan rapat pembahasan bersama lembaga terkait, Jumat, 19 Juli 2024. Salah satu isu yang dibahas adalah pengembangan kawasan Kepulauan Balakbalakang sebagai wilayah strategis.

Ketua Panja, Muh. Hatta Kainang mengatakan, Balakbalakang perlu mendapat perhatian serius sebagai teras depan Sulbar dari IKN.

Baca juga:

Bahtiar: Pulau Balakbalakang akan jadi Wajah Paling Depan Sulbar

“Dalam rapat tadi kita sepakati ekonomi hijau dan ekonomi biru pengembangan kawasan di Sulbar salah satunya kawasan strategis Kepulauan Balakbalakang, yang tentu inheren dengan RTRW Sulbar yang baru disepakati menjadi hal penting dalam RPJPD Sulbar 2025-2045,” jelasnya.

Panja Raperda RPJPD konsen terhadap penajaman isu strategis permasalahan daerah, visi, indikator makro, serta arah kebijakan dan sasaran pokok.

Secara garis besar, kata Hatta, muatan RPJPD Sulbar nantinya tetap mengacu pada RPJPN 2025-2045, namun dengan menonjolkan karakteristik daerah.

Pihaknya berpacu dengan waktu dalam membahas RPJPD Sulbar, mengingat hal itu menjadi acuan bagi bakal calon gubernur menyusun visi-misi.

Baca juga:

DPRD Sulbar Kebut Pembahasan Raperda RPJPD 2025-2045

Selain OPD Pemprov Sulbar, rapat tersebut juga dihadiri lembaga vertikal, di antaranya Dirjen Perbendaharaan Wilayah Sulbar, BI dan BPS.

Leave a Comment