
Jakarta (ANTARA) –
Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) menandatangani perjanjian kerja sama dengan Perhimpunan Dokter Bedah Indonesia (PERABOI) dan Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI) terkait penyelenggaraan pelatihan deteksi dini kanker payudara untuk dokter umum.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya secara rutin melakukan SADARI (perikSA payuDAra sendiRI) dan SADANIS (perikSA payuDAra kliNIS).
“Kanker payudara bisa disembuhkan, kuncinya adalah ditemukan dalam stadium awal dan mengikuti tahapan-tahapan pengobatan secara medis,” katanya.
SADARI sangat mudah dilakukan asal dilakukan dengan cara yang tepat, rutin, disiplin dan bila ada benjolan yang menetap dan tidak sakit segera periksakan ke fasilitas kesehatan terdekat.
Perjanjian kerja sama bertujuan antara lain adalah untuk menurunkan angka kejadian kanker payudara stadium lanjut dan meningkatkan pengetahuan para dokter keluarga dan masyarakat terkait kanker payudara.
Kemudian, pelatihan juga untuk meningkatkan deteksi dini guna pencegahannya sedini mungkin melalui pelatihan yang akan dilakukan ketiga pihak.
Perjanjian Kerjasama ini berlaku satu tahun dan dapat diperpanjang waktunya maupun ditambah substansinya setelah dilakukan monitoring dan evaluasi serta pembahasan oleh ketiga pihak.
Rencana pelatihan sesuai kerja sama ini akan dilakukan sebanyak dua kali yaitu bulan Desember 2023 dan Maret 2024.
Kanker payudara merupakan salah satu masalah kesehatan terbesar dan penyebab kematian tertinggi bagi perempuan di Indonesia yang terdiagnosa kanker.
Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2023