![]()

Jayapura (ANTARA) – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua memperkuat sinergi mengendalikan inflasi setempat bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dalam hal ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asmat sehingga mampu menjaga stabilitas harga di Tanah Papua.
Kepala Kantor BI Papua Juli Budi Winantya di Jayapura, Rabu, mengatakan pihaknya gencar memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah setempat di Tanah Papua.
“Kami telah menyelenggarakanpertemuan tingkat tinggi dengan TPID Kabupaten Asmat yang mana menghasilkan inovasi dan sinergi kebijakan dalam mengendalikan inflasi,” katanya.
Menurut Juli, dalam menghadapi tantangan pengendalian inflasi yang multidimensi, dibutuhkan kerja sama yang erat antara Pemerintah dan Bank Indonesia dalam wadah TPID.
“Guna memperkuat sinergi pengendalian inflasi perlunya pendekatan 4K dalam pengendalian inflasi, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif,” ujarnya.
Dia menjelaskan bentuk komunikasi efektif termasuk perlunya publikasi mengenai kegiatan pemerintah daerah dalam pengendalian inflasi untuk menjaga ekspektasi masyarakat.
Sementara itu, Bupati Asmat Elisa Kambu mengapresiasi perhatian KPw Bank Indonesia Provinsi Papua dalam upaya pengendalian inflasi.
“Kami berkomitmen untuk mengendalikan inflasi dan mitigasi dampak inflasi dengan melibatkan pemerintah pada jajaran di tingkat bawah seperti distrik dan kampung utamanya untuk menjaga ketersediaan pasokan,” katanya lagi.
Sekadar, diketahui, sebelumnya telah dilakukan kegiatan pertemuan tingkat tinggi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Asmat yang dihadiri oleh Bupati Asmat Elisa Kambu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Juli Budi Winantya, Kepala Departemen Literasi Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK Aman Sentosa, Kepala OJK Papua dan Papua Barat Muhammad Ikhsan Hutahaean dan seluruh anggota TPID Asmat bertempat di ruang rapat Pemkab Asmat, Papua Selatan, Selasa (7/3).