
Mamuju (ANTARA) – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat terus menggencarkan kampanye agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan menyusul semakin meningkatnya kasus COVID-19 di daerah itu.
“Kami akan lebih masif mengampanyekan protokol kesehatan agar masyarakat selalu menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19 yang saat ini cenderung naik,” kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar dr Muhammad Ikhwan, di Mamuju, Senin.
Ia berharap masyarakat di Sulbar dapat mematuhi imbauan pemerintah agar penanganan pencegahan COVID-19 di daerah itu dapat berjalan optimal.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sulbar Safaruddin Sanusi juga meminta masyarakat benar-benar mamatuhi protokol kesehatan, yakni selalu menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan jika tidak ada hal yang penting.
“Silahkan datang ke tempat wisata, silahkan datang ke pasar dan silahkan melakukan kegiatan yang produktif, sepanjang tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.
“Percuma jika pemerintah saja yang melakukan ‘work from home/WFH’ atau kerja dari rumah tetapi masyarakat bebas keluar tanpa menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Jadi, mari kita bersama-sama menjaga diri kita, lingkungan dan keluarga kita dari wabah COVID-19,” tegas Safaruddin.
Ia menyampaikan bahwa pada hari ini (Senin), masih terdapat penambahan satu kasus positif COVID-19 di Provinsi Sulbar.
“Hari ini, ada penambahan satu kasus positif dari Kabupaten Polewali Mandar, yakni kasus 143, seorang perempuan berinisial RDA (17). Pasien kasus 143 ini tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah terjangkit serta tidak memiliki riwayat kontak erat dengan pasien terkonfirmasi. Saat ini, RDA dirawat di Rumah Sakit Polewali Mandar,” terang Safaruddin.
Dengan penambahan satu kasus tersebut, total positif COVID-19 di Sulbar menjadi 143 kasus, sebanyak 95 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh, 41 dirawat di rumah sakit, empat orang menjalani isolasi mandiri dan tiga orang meninggal dunia.