MAMUJU – Tim Pencegahan dan Penanganan Tindak Kekerasan Anak Provinsi di Sekolah Disdikbud Sulbar telah melakukan mediasi antara oknum guru dengan siswa yang menjadi korban pemukulan di SMAN 1 Tommo. Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin pun mengapresiasi langkah cepat Disdikbud.
Bahtiar mengatakan dinas pendidikan telah melakukan kerja cepat dan tepat dalam menangani masalah tersebut.
“Saya apresiasi dan respek langkah cepat dikbud prov Sulbar,” ujar Bahtiar, Sabtu, 19 Oktober 2024.
Dirinya berharap tidak ada lagi praktik kekerasan terjadi di lingkungan sekolah.

Dari laporan yang diterima Bahtiar, tim Disdikbud Sulbar telah melakukan mediasi dengan mempertemukan guru, siswa, orangtua, serta pihak terkait di sekolah.
Mereka sepakat berdamai dan menyadari kekeliruan masing-masing. Selanjutnya Disdikbud berjanji akan terus melaksanakan pembinaan pada guru tersebut dan guru-guru yang lain agar hal serupa tidak terjadi lagi.