TP4D kejaksaan minta penyedia barang Disdikbud NTB ganti komputer rusak

admin

Mataram (ANTARA) – Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat, meminta pihak penyedia barang untuk paket pengadaan alat komputer SMA dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) NTB, segera mengganti beberapa unit komputer yang rusak.

Juru bicara Kejati NTB Dedi Irawan di Mataram, Rabu, mengatakan, penggantian unit komputer itu diminta berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi (monev) TP4D di wilayah Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat.

“Jadi hasil monev di Sumbawa dan Sumbawa Barat itu ditemukan lima unit komputer yang rusak. Rekomendasi TP4D, itu harus diganti,” kata Dedi.

Unit komputer yang rusak tersebut masuk dalam paket pengadaan alat komputer SMA di Disdikbud NTB tahun 2019. Dalam kontraknya yang dipegang PT Astragraphia Xprinis Indonesia, pemerintah menyalurkan anggaran Rp10,3 miliar.

Dengan anggaran tersebut, 83 paket telah disalurkan ke 57 SMA di seluruh kabupaten/kota di NTB. Dalam pengadaannya, harga satu paket Rp125 juta.

Untuk satu paketnya meliputi 12 komputer “built up”, dua komputer server, delapan UPS penyimpan daya, satu modem internet lengkap dengan kabelnya, 13 “headset”, dan empat “printer”.

“Tapi tiap sekolah beda-beda dapetnya, ada yang satu paket, ada yang dua,” ujar dia.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa rekomendasi TP4D kepada pihak penyedia barang telah disetujui. Mereka, jelas Dedi, menyanggupi untuk mengganti unit komputer yang ditemukan rusak di dua sekolah di Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat.

Selain di Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat, kegiatan monev pada pekan lalu itu juga dilaksanakan di wilayah Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima, dan juga Kota Bima. Hasilnya, seluruh barang dikatakan dalam kondisi baik.

“Jadi untuk yang Pulau Sumbawa sudah selesai pekan kemarin. Rencananya, pada pekan depan monev akan kembali digelar di Pulau Lombok,” ucap dia.

Tags

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer