Pemprov Sulbar perkuat SLB kembangkan potensi anak penyandang disabilitas

Mamuju (ANTARA) – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen memperkuat sekolah luar biasa (SLB) sebagai upaya mengembangkan potensi anak difabel.

“Saya mendorong agar SLB diperkuat dalam mengembangkan potensi anak difabel,” kata Sekda Sulbar Muhammad Idris, pada Perayaan Hari Anak Internasional di Kabupaten Majene, Sabtu.

Untuk memperkuat SLB di Sulbar, Sekda meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan membuat forum khusus.

“Ini tantangan berat. Mengelola SLB tidak sama dengan mengelola SMA karena harus ada upaya di luar situasi normal. Kami berharap sekolah difabel ini memang harus bekerja ekstra,” jelas Muhammad Idris.

Dia mencontohkan, SLB di luar negeri berhasil mengelola penyandang disabilitas karena kemampuan pemerintah untuk mencari dan memfasilitasi tenaga pendidik disabilitas.

Jadi, Sulbar menurut Muhammad Idris, harus berusaha agar guru difabel difasilitasi dengan baik.

“Saya mengapresiasi guru SLB. Seharusnya mereka dua tingkat di atas guru normal,” kata Muhammad Idris.

Dalam kesempatan itu, Muhammad Idris juga menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar yang telah menyelenggarakan Hari Anak Disabilitas Internasional.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap penyandang disabilitas di kabupaten tersebut.

Bentuk apresiasi lanjutan tersebut sangat berarti bagi perkembangan potensi anak difabel.

“Apresiasi adalah bagaimana kita mengembangkan cara berpikir bahwa orang-orang ini sebenarnya berbeda secara fisik atau bermasalah tetapi kita menjadi fasilitator yang baik. Apresiasi ini yang menurut saya perlu diterjemahkan lebih luas lagi,” jelas Muhammad Idris.

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )