Pasukan Marinir 3 diminta jaga netralitas pada Pemilu 2024

Sorong (ANTARA) – Komandan Pasukan Marinir (Kopasmar) 3 mengingatkan setiap personel Pasmar agar menjaga netralitas pada Pemilu 2024 di wilayah Papua Barat Daya sesuai dengan amanat dan

admin

Sorong (ANTARA) – Komandan Pasukan Marinir (Kopasmar) 3 mengingatkan setiap personel Pasmar agar menjaga netralitas pada Pemilu 2024 di wilayah Papua Barat Daya sesuai dengan amanat dan perintah Panglima TNI.

Komandan Pasmar 3 Brigjen TNI (Mar) Sugianto di Sorong, Selasa, menjelaskan sikap netralitas setiap personel pada Pemilu 2024 merupakan satu keharusan yang perlu dijalankan karena berkaitan dengan perintah Panglima TNI, Kepala Staf TNI Angkatan Laut dan juga Komandan Korps Marinir.

“Karena ini perintah maka harus dilaksanakan bahwa TNI harus netral. Itu perlu dijaga supaya Pemilu 2024 berjalan lancar dan aman,” kata Sugianto.

Dia berharap seluruh pihak untuk mengawal netralitas anggora Pasmar 3, khususnya masyarakat, apabila mengetahui anggota yang ikut terlibat harus dilaporkan Mako Pasmar 3 untuk ditindaklanjuti.

“Kalau ada anggota saya yang tidak netral dalam pemilu, silahkan melaporkan ke Mako Pasmar 3. Nanti kita tindaklanjuti sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Selain itu, Komandan Pasmar 3 pun menyiapkan 1.001 personel untuk mengamankan Pemilu 2024 di wilayah Provinsi Papua Barat Daya dan Pamtas RI-PNG Mobile Papua.

Penyiagaan personel ini dirangkaikan dengan apel gelar dalam rangka kesiapan pengamanan Pemilu 2024 dan pengamanan perbatasan RI-PNG Mobile Papua yang dipimpin langsung Komandan Pasmar 3 Brigjen TNI (Mar) Sugianto, di lapangan apel Mako Koarmada III, Distrik Salawati, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Senin (18/12).

“Komandan Korps Marinir perintahkan kita supaya menyiapkan tiga satuan setingkat batalyon plus satu kompi untuk melaksanakan pengamanan pemilu khususnya di wilayah Papua Barat Daya,” bebernya.

Setiap satuan setingkat batalion yang disiapkan, masing-masing berjumlah 315 personel ditambah satu kompi khusus sebanyak 56 orang.

“Makanya tadi kami juga sudah memberikan buku panduan terkait netralitas TNI, sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas. Apa yang menjadi keharusan dalam PAM pengamanan pemilu dan yang tidak boleh dikerjakan,” ujarnya.

Untuk penempatan personel PAM Pemilu 2024, kata dia, akan disesuaikan dengan permintaan dari pihak kepolisian, dan pihaknya tetap menyiapkan personel untuk membantu pengamanan pemilu mendatang.

Dia menilai bahwa tingkat kerawanan di wilayah Papua Barat Daya sesuai perkembangan situasi adalah Kabupaten Maybrat dan Tambrauw.

Komandan Pasmar 3 mengajak seluruh masyarakat di Provinsi Papua Barat Daya untuk menjaga stabilitas keamanan dan melaksanakan kegiatan pra pemilu dengan baik sesuai aturan yang ada.

“Marilah kita berikan pembelajaran politik yang baik kepada masyarakat, sehingga pemilu dapat terlaksana dengan baik, lancar dan aman,” ujarnya.

Tags

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer