Hasil seleksi jabatan Pimpinan Tertinggi Pratama Maluku Tenggara

admin

Langgur (ANTARA) – Hasil seleksi jabatan Pimpinan Tinggi Pratama baik Sekretaris Daerah maupun pejabat eselon II.a dan II.b lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) diumumkan.

Ketua Tim Seleksi, Nirahua S.E Marthen di Langgur, Sabtu menyampaikan, seleksi jabatan pimpinan pratama baik Sekda maupun pejabat Eselon II.a dan II.b yang dilangsungkan pada bulan Juli hingga Agustus tahun 2019 telah diumumkan untuk diketahui peserta maupun publik.

Pengumuman yang ditempelkan disertai nilai itu merupakan gabungan atau kombinasi nilai dimana panitia seleksi (60 persen), sedangkan tim assesment (40 persen) sehingga seluruh hasil itulah yang ditampilkan dalam pengumuman.

“Hasil dari proses seleksi yang diumumkan merupakan hasil penilaian hasil kombinasi nilai dari panitia seleksi dan tim assesment”, ujar Nirahua.

Diakui, sesungguhnya hasil dari seleksi ini berdasarkan hasil yang disampaikan oleh tim assesment pada pertengahan bulan Oktober dan hasil antara panitia seleksi dan tim assesment itu dilakukan oleh BKPSDM Malra maka pada akhir Oktober baru selesai.

“Kehadiran saya selaku ketua panita seleksi ketika diumumkan hasil ini untuk menunjukkan tidak ada satu tindakan subyektif dari panitia seleksi, begitu juga dari teman-teman BKPSDM Malra dan hasilnya secara utuh diserahkan kepada Bupati M. Thaher Hanubun.

“Untuk hasil ini sendiri jangan dinilai secara negatif bahwa ada unsur-unsur subjektifitas, tetapi teman-teman BKPSDM Malra yang melakukan perhitungan antara 60 persen dari kami tim seleksi dan 40 persen dari assesment, dan mengacu pada UU ASN maupun PP nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS,” tambahnya.

Disinggung untuk jabatan Sekda, ia mengatakan sesuai ketentuan, dari sembilan calon, maka Bupati diberi kewenangan untuk menentukan siapa di antara tiga yang memiliki nilai tertinggi untuk jabatan ini dan biasanya Bupati akan berkoordinasi dengan Gubernur.

Transparansi merupakan satu indikator pada upaya capaian tata pemerintahan yang baik, dan transparansi sangat ditunjukkan oleh Pemkab Malra karena proses seleksi dilakukan dan disiarkan secara terbuka.

“Luar biasa memang untuk Pemkab Malra untuk transparansi dimana bisa menyiapkan sarana komunikasi dan IT yang luar biasa sehingga publik dapat melihat secara langsung,” kata Nirahua.

Pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama setara Eselon II.a dan II.b pada lingkup Pemkab Malra 2019 merupakan hasil tim penilai kompetensi (assesor) dari assessor associate Kemendagri. Seleksi kompetensi manajerial bobot penilaiannya 40 persen, tahapannya meliputi penilaian self assessment, tes tertulis dan psikometri, diskusi, presentasi, dan wawancara.

Dari seleksi kompetensi teknis (bobot penilaian 60 persen) tahapan seleksi meliputi tes penulisan makalah, presentasi makalah, dan penilaian rekam jejak.

Tags

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer