Disdik Papua mengharapkan perhatian Presiden terpilih terhadap guru

admin

Jayapura (ANTARA) – Dinas Pendidkan dan Kebudayaan (Disdik) Provinsi Papua mengharapkan Pesiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Ma’ruf Amin agar memperhatikan tenaga guru dan sekolah di Papua.

“Perhatikan guru di Papua, harus ada kebijakan besar terkait nasib guru, terutama guru honor harus mendapat perhatian untuk mendapatkan hak yang sama dengan guru yang PNS,” kata Sekretaris Disdik Papua, Protasius Lobya di Jayapura, Selasa.

Protasius mengatakan guru honorer mengajar sama dengan guru yang PNS, sehingga harus dicarikan solusi untuk pengangkatan sebagai PNS.

“Kita tidak bisa bilang karena undang-undangnya begini, tidak ada mereka wajib mendapatkan perhatian,” ujarnya.

Selain itu, menurut dia, juga harus memperhatikan soal mutasi dan sebaran guru berdasarkan kebutuhan, misalnya di wilayah pedalaman mungkin membutuhkan guru matematika namun tertumpuk di kota, jadi harus didukung secara nasional.

Selanjutnya, khusus SMA/SMK di Papua, agar semua terakses jaringan internet. Ujian dan semua pembelajaran itu sudah menggunakan teknologi informasi (IT). Sekolah yang terakses internet itu harus mendapat tambahan lebih di dunia pendidikan.

“Anak-anak bisa mengakses pelajaran walaupun buku tidak ada, ketika guru tidak ada dia bisa dapat informasi seperti itu,” ujarnya.

Selain itu, bagaimana guru dan keluarganya mendapat jaminan keamanan ketika dia mengajar jauh dari keluarga, itu juga harus dijamin.

“Sebab kalau itu tidak dijamin, maka bagimana guru itu bisa mengajar dan mendidik para siswa dengan rasa nyaman,” ujarnya.

Tags

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer