Dinkes Papua fokus tangani stunting

Jayapura (ANTARA) – Dinas Kesehatan Provinsi Papua fokus menangani stunting un mengupayakan agar anak-anak yang lahir tidak dalam kondisi kerdil

“Fokus kita adalah stunting, yaitu bagimana mengupayakan anak-anak yang lahir itu tidak kerdil, proses itu memang proses yang panjang,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Papua, dr Silvanus Sumule di Jayapura, Kamis.

Stunting adalah kondisi gagal pertumbuhan pada anak (pertumbuhan tubuh dan otak) akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama.

Ia mengatakan, fokus stunting itu didorong dalam rangka Peringatan Hari Gizi Nasional diperingati bangsa Indonesia setiap 25 Januari.

Silvanus mengatakan, proses itu dimulai dari masa dia bereproduksi, bagaimana anak ini dipersiapkan untuk menikah pada saat menikah dan hamil itu gizinya bagus.

Dia mengaku, kini memang pihaknya fokus untuk stunting di beberapa kabupaten yang dianggap perlu anak-anaknya di perhatikan.

“Kita punya pengalaman bagus, contoh pengalaman bagus di Tolikara, disana semua ibu-ibu hamil itu mendapat makanan tambahan, kehamilannya terus diperiksa, kemudian pada saat proses persalinan ada petugas kesehatan yang bertugas,” ujarnya.

Kemudian, kata dia, jika ada masalah maka dirujuk. Ada juga kabupaten-kabupaten tertentu yang berhasil tetapi secara nasional, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan menyangkut dengan stanting.

“Tetapi dari sisi konsep besar kita, generasi emas Papua. Jadi generasi emas Papua itu salah satu komponenya adalah bagimana mempersiapkan ibu-ibu hamil untuk melahirkan,” ujarnya.

Sesudah itu, tambah dia, ada pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar, hingga pendidikan di peguruan tinggi, tinggal anak itu bersekolah.

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (2 )