Bunda PAUD Manokwari gelar lomba budaya peringati HGN 2023

Manokwari (ANTARA) – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat menggelar lomba budaya antarguru PAUD untuk memperingati Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2023.

Ketua Bunda PAUD Manokwari, Febelina Indou di Manokwari, Selasa, menjelaskan, perlombaan ini selain untuk memperingati HGN, lomba ini bertujuan memberi penghormatan dan apresiasi pada guru PAUD atas dedikasi membangun generasi bangsa.

“Adapun jenis lomba yakni peragaan busana daerah, tari Wayase, dan tari Yospan. Jadi jika biasanya ibu-ibu Bunda PAUD yang mengantar anak-anak, kali ini kita akan lihat Bunda-bunda PAUD tampil di atas panggung menunjukkan bakat dan kemampuannya,” kata Febelina dalam laporannya.

Ia mengatakan, dengan mengusung tema bergerak bersama merayakan merdeka belajar, perlombaan tersebut sebagai dukungan Bunda PAUD Manokwari menggali potensi dan meningkatkan kualitas guru PAUD.

“Guru-guru PAUD biasanya mengajarkan anak-anaknya untuk tampil percaya diri. Tapi hari ini mereka yang mengikuti kegiatan-kegiatan yang sering diajarkan kepada anak-anak. Ini adalah bentuk motivasi dan dukungan kita untuk para guru PAUD,” jelasnya.

Bupati Manokwari Hermus Indou mengatakan, ada empat bentuk apresiasi yang tercipta melalui perlombaan tersebut, yaitu apresiasi terhadap sejarah, apresiasi terhadap guru, apresiasi terhadap budaya dan seni, serta apresiasi terhadap perempuan.

Ia menjelaskan, melalui perlombaan tersebut, ada bentuk apresiasi terhadap sejarah dan para pelaku sejarah yang telah berjasa membangun peradaban dan generasi saat ini.

Ia menambahkan, melalui lomba ini juga memberikan apresiasi terhadap guru yang tidak hanya mengabdikan diri untuk membangun kemajuan pendidikan dan kemajuan SDM bangsa hingga daerah, tapi guru juga merupakan pusat pembelajaran dan pusat transformasi pembangunan daerah.

“Guru menjadi contoh sehingga seluruh siswa mau belajar kepadanya. Dan perubahan itu terjadi di kala guru mengalami transformasi terlebih dulu,” ujarnya.

Bupati mengatakan, lomba ini juga memberikan apresiasi terhadap seni dan budaya di Manokwari. “Seni dan budaya merupakan identitas tanah Papua sehingga kreativitas seni budaya harus terus dikembangkan,” katanya.

Menurutnya, melalui lomba ini Bunda PAUD sama juga telah memberikan apresiasi pada perempuan sebagai subjek dan objek pembangunan di Kabupaten Manokwari. Perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam membangun peradaban bangsa dan kejayaan daerah.

“Perempuan tentu tidak hanya melahirkan tetapi juga menjadi sumber daya manusia yang dapat diandalkan untuk kemajuan pembangunan dalam semua aspek,” ujarnya.

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )