Bravo Lima Komentari Pecahnya Pimpinan DPRD soal Kinerja Pj Gubernur Sulbar: Ada yang Aneh!

Harly

MAMUJU – Ketua Korwil Sulawesi DPP Pejuang Bravo Lima, Hj. Asyifa Marzuki br Ginting Manik ikut menanggapi kisruh antara DPRD dan Pj Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar).

Asyifa mengatakan ada keanehan yang terlihat di kubu DPRD terkait keberadaan Professor Zudan Arif Fakrulloh sebagai Pj Gubernur Sulbar.

Sebelumnya, viral surat DPRD Sulbar kepada Presiden Jokowi yang meminta agar status Zudan Arif sebagai Pj Gubernur Sulbar tidak diperpanjang.

Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua DPRD Suraidah Suhardi pada 3 April 2024.

Anehnya, kata Asyifa, pimpinan DPRD Sulbar lainnya justru mengapresiasi kinerja Zudan Arif selama 11 bulan di Sulbar.

“Aneh ketua (DPRD) meminta tidak dilanjutkan, wakil minta lanjut,” ungkap salah satu tokoh perempuan berdarah Sulbar tersebut lewat keterangan tertulis, Jumat, 12 April 2024.

Namun begitu, dirinya bisa memahami hal itu.

“Wajar-wajar saja semua punya kepentingan politik dan tidak jauh-jauh urusan proyek,” jelas perempuan berdarah PUS itu.

Meski, katanya, polemik di DPRD Sulbar terkait masa depan Pj Gubernur Zudan Arif tak akan berpengaruh apa-apa di tataran pemerintah pusat.

Secara pribadi, Asyifa menilai Zudan adalah sosok pemimpin yang cerdas, punya attitude bagus, dan bukan pemain proyek.

Menurutnya, Zudan Arif mengukir banyak prestasi selama di Sulbar.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Pj yang cerdas, attitude bagus dan satu lagi bukan pemain proyek, doa saya semoga lanjut di Sulbar jika pun tidak insya Allah karir beliau tambah cemerlang,” harapan Asyifa.

Dirinya pun meyakini bahwa Prof Zudan bisa saja meminta pemerintah pusat memperpanjang masa bakti di Sulbar, meski itu tak dilakukan.

“Sepengetahuan saya beliau Pj Gubernur kita di Sulbar jika ingin komunikasi untuk keberlanjutan (jabatan) bukan hal sulit tapi beliau tidak melakukan itu,” tukasnya.

Tags

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer