BPS dituntut sediakan data cepat, tepat dan berkualitas

Ambon (ANTARA) – Badan Pusat Statistik (BPS) selaku lembaga penyedia kebutuhan data bagi pemerintah dan masyarakat dituntut untuk menyediakan data secara cepat , tepat, dan berkualitas.

“Perubahan indeks harga konsumen (IHK) yang lebih dikenal dengan inflasi/deflasi serta nilai tukar petani (NTP) merupakan output oleh BPS setiap bulan berjalan,” kata Plt Kepala BPS Provinsi Maluku Adi Lumaksono dalam sambutannya yang dibacakan Staf BPS Provinsi Maluku John Tuhumury pada acara sosialisasi Pemutahiran Diagram Timbang Indeks Harga Konsumen (IHK) dan Pemutakhiran Tahun Dasar NTP di Ambon, Kamis.

Dikatakan, IHK menjadi salah satu indikator bagi pemerintah untuk melihat pertumbuhan ekonomi , perkembangan nilai uang, indeksasi upah/gaji asumsi APBN, sedangkan NTP dapat digunakan sebagai proxy indicator untuk melihat daya tukar produksi pertanian yang dihasilkan oleh petani terhadap barang dan jasa yang dikonsumsi.

IHK merupakan output dari survei statistik harga konsumen yang dilaksanakan oleh BPS setiap bulan di kota-kota IHK. Khusus untuk Maluku hanya di Kota Ambon dan Tual.

Sementara NTP merupakan output dari survei statistik harga perdesaan yang dilaksanakan diseluruh kabupaten se-Indonesia termasuk di Maluku.

Adi mengatakan, untuk menjaga relevansi dari IHK dan NTP, pola pembobotan dan paket komoditas barang dan jasa perlu diperbaharui setiap lima tahun sekali. Selama proses pemutahiran tahun dasar ini, metodologi dan cakupan IHK serta NTP ditinjau ulang apakah  masih relevan dan sesuai dengan keadaan masyarakat saat ini.

“Adanya berbagai perubahan yang terjadi pada masyarakat seperti perkembangan teknologi informasi, perubahan pendapatan masyarakat, perubahan pola penawaran dan permintaan barang/jasa, perubahan kualitas dan kuantitas barang/jasa, serta perubahan sikap dan perilaku masyarakat dapat mengubah pola konsumsi serta pola produksi komoditas pertanian,” katanya.

Perubahan tersebut mengakibatkan paket komoditas dan diagram timbang hasil survei biaya hidup dan survei penyempurnaan Diagram Timbang NTP Tahun 2012 = 100 yang sebelumnya digunakan sebagai tahun dasar sudah tidak sesuai lagi untuk menggambarkan keadaan sekarang secara cepat.

Untuk itu guna mendapatkan angka IHK dan NTP yang lebih tepat maka dilakukan pemutahiran tahun dasar menjadi 2018 = 100.

Menurut Adi., pemutahiran tahun dasar IHK dan NTP berguna untuk menjaga kualitas  penghitungan angka inflasi/deflasi dan angka NTP yang dilakukan setiap bulan.

Oleh karena itu, pemutahiran tahun dasar penghitungan IHK dan NTP dari 2012 = 100 menjadi 2018 = 100 terhitung mulai februari 2020 menjadi isu yang sangat penting untuk diketahui oleh masyarakat khususnya pemerintah dan stakeholder terkait sebagai pengambil kebijakan dan pemangku kepentingan.

“Besar harapan kami semoga kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan kontribusi  positif untuk pembangunan Maluku yang lebih baik khususnya Kota Ambon dan Kota Tual,” tandas Adi.

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )