Berisik gedor-gedor pintu, kepala kakak nyaris putus ditebas sang adik

Mataram (ANTARA) – Junianto Waruwu (36), menjadi pelampiasan emosi adiknya, Firman Tua Waruwu (25), setelah sang kakak dinilai berisik saat menggedor-gedor pintu rumah ibundanya di Dusun Sopo Saba, Desa Pagaran Pisang, Kecamatan Adiankoting, Jumat (15/11).

Kapolres Tapanuli Utara melalui Kasubbag Humas Aiptu Sutomo Simaremare mengungkapkan, peristiwa pembunuhan yang dialami korban Junianto terjadi sekira pukul 05.60 WIB.

“Awalnya sekira pukul 00.30 WIB korban datang ke rumah orangtuanya dan menggedor-gedor pintu rumah seraya mencari-cari ibunya Teomanus Sitompul,” terang Sutomo.

Tidak berapa lama, Firman yang merupakan adik korban tidak terima tindakan kakaknya yang secara terus-menerus menggedor pintu rumah.

“Pelaku langsung membuka pintu dan terjadilah cekcok mulut antara korban dan pelaku. Namun, saat itu si korban meninggalkan rumah orangtuanya,” jelasnya.

Pada pagi hari, yakni sekira pukul 05.60 WIB, korban kembali datang ke rumah orangtuanya dan kembali menggedor-gedor rumah.

“Firman langsung keluar rumah dan menjumpai korban dan terjadilah kembali cekcok, dan berujung pada emosi memuncak si adik yang mengambil parang dan membacok bagian kepala dan leher korban dan juga memukuli korban menggunakan batu,” urainya.

Akibat tindakan pelaku, korban tewas di tempat kejadian dengan kondisi leher nyaris putus dan sejumlah luka bacokan dan hantaman batu di bagian kepala.

“Saat ini tempat kejadian telah dipasangi garis polisi. Demikian halnya pelaku bersama barang bukti juga telah diamankan di Mapolres Taput untuk penanganan intensif,” tukas Sutomo.

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )