Anggota DPR minta pemerintah percepat pembangunan PSN di Aceh

“Sebagai wakil rakyat yang duduk di Komisi V, saya akan mengawasi seluruh program pembangunan infrastruktur yang masuk dalam program PSN khususnya agar tuntas dikerjakan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” kata Irmawan, di Banda Aceh, Sabtu.

Banda Aceh (ANTARA) – Anggota Komisi V DPR asal Aceh Irmawan meminta pemerintah dapat mempercepat pembangunan yang masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN) telah dicanangkan di provinsi ini.

“Sebagai wakil rakyat yang duduk di Komisi V, saya akan mengawasi seluruh program pembangunan infrastruktur yang masuk dalam program PSN khususnya agar tuntas dikerjakan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” kata Irmawan, di Banda Aceh, Sabtu.
Baca juga: DPR RI dorong percepatan pembangunan dan ekonomi di Aceh

Ia menjelaskan saat ini dirinya terus memantau pembangunan ruas jalan tol Banda Aceh-Sigli yang progres pembangunan sangat bagus dibanding dengan pembangunan ruas jalan tol di provinsi lainnya.

“Artinya, dari perkembangan pembangunan yang terpantau saat ini progres di lapangan sangat baik. Semoga pembangunan ruas jalan tol Banda Aceh-Sigli ini dapat segera tuntas dan dilanjutkan Sigli-Lhokseumawe,” kata politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu pula.

Dia mengatakan ada beberapa program pembangunan strategis nasional yang sedang berjalan di Aceh, seperti pembangunan ruas jalan tol Banda Aceh-Sigli sepanjang 74 kilometer, pembangunan empat waduk besar di Kroto Paya Bakong, Rukoh Pidie, Tiro Pidie dan Paya Guci dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun.

“Saya akan terus memantau progres pembangunan PSN di Aceh, karena kehadiran proyek strategis ini akan berdampak positif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di provinsi ujung paling barat Indonesia ini,” katanya lagi.
Baca juga: Pembangunan pusat logistik diharapkan tarik investasi ke Aceh

Ia menambahkan dirinya juga akan terus memperjuangkan berbagai program pembangunan yang dapat dibangun di provinsi berpenduduk sekitar lima juta jiwa ini melalui APBN, karena kalau hanya mengandalkan dana APBA tidak akan mampu untuk mempercepat pembangunan di daerah ini.

Pewarta: M Ifdhal
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (1 )